Latar belakang dan tujuan
Pada bulan Desember 2022, Konferensi Para Pihak (COP) untuk Konvensi Keanekaragaman Hayati (CBD) diadopsi pada pertemuan Kelima Belasnya (COP15) Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal (KM-GBF), yang menetapkan target dan alat untuk konservasi dan pemanfaatan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan dalam beberapa dekade mendatang. Pada sesi penutupan COP15, Para pihak dan pemangku kepentingan lainnya menyambut baik perjanjian penting ini dan menyerukan implementasi segera.
Dengan perspektif ini, organisasi-organisasi yang tercantum di bawah ini mendirikan Koalisi Inovasi Keanekaragaman Hayati di pinggir COP15 (BIC) yang menyediakan platform kolaborasi antar anggota BIC dalam kontribusinya terhadap implementasi KM-GBF, dan dalam interaksi mereka dengan pemangku kepentingan lainnya.
Mengingat pengakuan KM-GBF terhadap peran penting ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi, BIC berfokus pada pengembangan dan promosi berbasis bukti, solusi inovatif untuk meningkatkan konservasi dan pemanfaatan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.
BIC mencakup banyak bidang dan disiplin ilmu. Konsisten dengan artikel 16 CBD, beberapa anggota fokus pada bioteknologi sebagai alat untuk keberlanjutan, karena proses biologis pada dasarnya bersifat melingkar.
Keanggotaan dan kegiatan
Anggota pendiri BIC adalah Alliance for Science (AfS), BioTrust-Layanan Internasional untuk Akuisisi Aplikasi Agri-bioteknologi (BioTrust-NYA), Penelitian Umum dan Peraturan Initiative (PRRI) dan Bioteknologi Pemuda (YB).
Mengingat banyaknya indikasi ketertarikan terhadap BIC, termasuk dari organisasi pertanian seperti Farming Future Bangladesh dan Asosiasi Petani Muda Spanyol (ASAJA), BIC mengundang ilmu lain, organisasi yang berorientasi teknologi dan inovasi untuk bergabung dengan inisiatif BIC.
Bergabung dengan BIC berarti mendapatkan informasi dan terlibat dalam pengembangan dan promosi solusi inovatif untuk implementasi KM-GBF. Tahap pertama kegiatan BIC akan fokus pada persiapan dan partisipasi dalam Konferensi Para Pihak Konvensi Keanekaragaman Hayati ke-16 (COP16, 2024, Cali, Kolumbia), kapan COP akan melakukan peninjauan pelaksanaan KM-GBF.
Untuk sementara, kontribusi anggota kepada BIC akan diberikan dalam bentuk natura. Setelah COP16, anggota BIC akan mendiskusikan apakah dan bagaimana memperluas kegiatan BIC dan kebutuhan sumber daya.
Masalah Organisasi
Peraturan internal BIC dan alat penjangkauan sedang dikembangkan.
Permintaan informasi dapat dikirim ke: info@prri.net.
